Posts filed under 'usaha'

PKL (Pedagang Kaki Lima)

Selama ini kita kadang memandang sebelah mata pekerjaan pkl itu. Padahal banyak pkl yang sukses. Cuman kalau gak kenal, kadang kita gak percaya kalau mereka sesukses itu. Karena penampilan mereka terkadang menipu.

Aku kenal beberapa orang yang kerjanya jadi pkl. Dan taraf hidup mereka, jauh di atasku. Gimana gak jauh di atasku kalau pendapatan mereka jauh lebih gede daripada aku, punya 2 mobil, punya rumah, hp nya ganti2. Cuman penampilan mereka keliatannya sederhana, cuman make baju seadanya.

Kalau memang punya semangat tinggi, pantang menyerah, cuek bebek, mendingan kerja jadi pkl aja. Cuman kalau gak mau diobrak ama satpol, cari tempat yang resmi. Kalau gak ya cuek2 aja, diobrak ya pindah…hahahaha..jadi pkl itu kuncinya harus semangat, pantang menyerah..

En sekarang ini yang sedang aku coba. Iseng banget ya. Udah 2x weekend ini aku uji coba jadi pkl. Gelar plastik dipinggir jalan. Cuman karena masih belum mau terlalu resiko, pkl nya masih dalam rangka bazaar2 kampung. Jadi gak mungkin diobrak.

Di bazaar kampung ini, aku bener2 menghadapi dunia nyata. Nawarin barang2, persis kayak orang2 di pasar2..teriak2 : “Bu, murah2..dibeli2..buat anak2 nya, adek2nya…”

Untuk itungan bisnis,  sebenarnya masih menguntungkan. Untuk bazaar ini, aku cuman kerja beberapa jam saja. Dari jam 5 sampai jam 9 malam. trus sewa nya cuman 10 ribu. Pendapatannya lumayan kok. Jadi hitungannya tidak terlalu rugi, apalagi aku dapat banyak pengalaman.

Cuman minggu depan kayaknya libur dari pkl nya, soalnya tempatnya kejauhan dari rumahku. Jadi libur dulu, aktif lagi ntar agustus. Nunggu moment agustusan..Biasanya banyak banget bazaar2 kayak gitu..

Jadi seumpama pas ke bazaar kampung en liat ce teriak2..bisa jadi itu aku. siap2 buat beli ya..hahahahaa…

Add comment May 19, 2008

Jadi Tenant

Hari ini, ngobrol ama temen, soal cara2 jadi tenant di mall.

Karena sudah pengalaman, jadi sekarang ngasih tips dan trick.

Jadi tenant di mall itu gampang, gampang banget. Gak butuh syarat apa2, yang penting ada identitas diri (ktp) dan uang (ini masalah penting).

Pertama2 jalan2 liat lokasi yang tepat. Disurvery dulu selama beberapa hari or beberapa mingguan. Tergantung kebutuhan. Abis ngrasa cocok, langsung aja datang ke manajemen mall (kalau bingung nanya satpam..hahahaa..). Di situ ntar nanya2 soal tempat yang lagi di incar. Biasanya kalau tempatnya strategis, biaya nya lumayan juga dibandingkan tempat sepi. Kalau agak2 sepi, biasanya bisa di nego. Oh iya, tanyain juga sewa nya itu udah masuk service charga + biaya listrik belum. Trus sudah termasuk ppn blum. Sistem pembayarannya gimana juga? Soalnya sistem nya macam2, ada yang bisa sewa bulanan, ada yang per 2 bulan dan ada juga yang tahunan (biasanya untuk usaha makanan dan minuman, minimal sewa 3 tahun or 5 tahun..tergantung mall nya juga). Kalau emang harus sewa tahunan, dan setelah dihitung2 menguntungka, coba aja. Sewa di mall emang jauh lebih mahal daripada diluar, tapi enaknya di mall itu bisa diangsur. Kalau sewa di luar mall, minimal kita harus sewa 2 tahun, dan harus dibayar langsung (cash). Oh iya ada tambahan lagi, di mall itu ada 2 macam tempat sewa : open counter dan stand. untuk open counter ada 2 macam juga, yang gerobak2 (sudah disediakan oleh pihak mall, mengirit biaya kita tapi tempat barang2 nya jadi terbatas), trus yang satunya bener2 open counter (pihak mall cuman menyediakan tempatnya saja, dan kita harus membeli rak2 sendiri). Gak enaknya di mall, kalau perhitungan kita salah. Ruginya bikin sesak..hahahaa..bisa2 pendapatan perbulan kita, abis cuman buat sewa + bayar gaji pegawai. Atau malah2 jadi minus..

Dari tingkat keamanan, lebih aman stand karena sudah ada pintu rolling door nya yang bisa dikunci. cuman stand itu biasanya sewa nya memang lebih murah daripada open counter. Cuman karena dia lebih luas, jatuhnya lebih mahal (kan hitungan sewa itu biasanya make permeter). Selain itu biasanya lebih strategis open counter daripada stand.

Oh iya, selain sewa langsung dari manajemen mall nya. Kita bisa sewa dari pemilik stand. Kan di mall, selain di kelola langsung oleh pihak mall, juga ada beberapa stand yang dijual. Dan biasanya stand2 ini disewakan lagi oleh pemiliknya. Biayanya relatif murah, cuman dia gak bisa diangsur. Bayarnya harus langsung 2 tahun (mirip2 sewa di luar). trus Biaya yang dibayar tadi belum termasuk service charge dan listrik (untuk service charge dan listrik, bayarnya memang harus di manajemen mallnya)

 

Sebagai Gambaran sewa di mall dan luar.

di mall sewa perbulan 2 jt (ini sewa paling murah,di gerobak dan sudah termasuk service charge + listrik). jadi 1 tahun kita harus bayar 12 bulan x 2 jt = 24 jt (ini yang harus kita keluarkan buat sewa, tapi bayarnya perbulan. jadi gak memberatkan). Belum lagi ditambah gaji pegawai + barang2 toko

sewa diluar (tergantung tempatnya kali ya), kita bikin 8 jt pertahun dan minimal sewa diluar harus langsung 2 tahun. jadinya 2 tahun x 8 jt = 16 juta (ini yang harus kita keluarkan di awal kita sewa, dan biasanya harus kita bayar langsung kecuali kalau kita bisa nego). Belum lagi ditambah gaji pegawai + barang2 tokok + etalase2.

jadi kalau dihitung2 secara biaya, sebenarnya murah kalau sewa di luar..jatuhnya lebih murah..:)

cuman dana awal yang harus disiapkan lebih besar

 

Add comment April 17, 2008


Archives

Categories